Breaking News
Showing posts with label Pre-season Match Report. Show all posts
Showing posts with label Pre-season Match Report. Show all posts

Tuesday, 22 August 2017

Pre-season Match Report - Chelsea 1 Inter Milan 2

Chelsea 1 Inter Milan 2
The Blues dikalahkan 1-2 oleh Inter Milan di Singapura saat kami mengakhiri tur Asia kami, dengan pasukan Antonio Conte tak mampu mencetak gol penyeimbang meski mendominasi di akhir-akhir laga. 
Inter mendapatkan keunggulan tepat sebelum jeda lewat aksi Stevan Jovetic, yang mencetak gol melalui bola pantulan setelah penaltinya berhasil diselamatkan Thibaut Courtois.
Ivan Perisic menggandakan keunggulan mereka di awal babak kedua, namun the Blues bangkit saat Geoffrey Kondogbia mencetak gol bunuh diri dari jarak jauh.
Charly Musonda, pemain pengganti di menit-menit terakhir, bermain bagus saat dimasukkan dan melepaskan tendangan mendatar yang berhasil diselamatkan, sementara gol Michy Batshuayi dianulir.
Namun, ada sisi positif yang bisa diambil, dengan Alvaro Morata bermain selama satu jam dan Antonio Rudiger membuat penampilan perdananya dalam seragam Chelsea.
Conte melakukan dua perubahan dari susunan pemain yang ia turunkan saat melawan Bayern Munich pada hari Selasa, dengan David Luiz masuk menggantikan Andreas Christensen dan Morata menggantikan Jeremie Boga. Morata, dalam kesempatan starter perdananya bagi Chelsea, bermain di sisi kiri dari formasi tiga penyerang, dengan Willian di kanan, dan Michy Batshuayi bermain di tengah.
Kerja sama David Luiz dan Morata nyaris menghasilkan gol di awal laga, namun umpan cerdas pemain Brasil terlalu deras untuk disambar sang striker. Inter kemudian melakukan serangan balik dan Courtois melakukan satu penyelamatan gemilang untuk menghentikan tendangan Antonio Candreva yang tendangan berbelok setelah membentur kaki David Luiz.
Itu awal laga yang seru dan Inter nyaris mencetak gol lagi saat Roberto Gagliardini melepaskan tendangan kaki kiri yang melebar dari area penalti. Kedua tim bermain sama-sama bagus, namun saat the Blues sedang menguasai permainan untuk beberapa waktu di area Inter, kami tak mampu membuat Daniele Padelli kerepotan dalam 15 menit pertama pertandingan.
Michy Batshuayi, yang ingin menjaga rekor selalu mencetak gol dalam laga pra musim sejauh ini, tampak bermain apik dan tajam, dan itu adalah berkat kecepatan berpikir pemain Belgia uang membuatnya berhasil merebut bola di area permainan Inter dan memberikan umpan ke Willian, yang bermain menyerang untuk membantu rekannya.Pemain Brasil itu melakukan aksi yang bagus meski dikeroyok bek Inter, namun saat ia memberikan umpan ke Victor Moses tendangan pemain Nigeria itu berhasil disapu.
Kemampuan luar biasa Cesc Fabregas dalam melepaskan umpan kembali terlihat tak lama setelah ia memberikan umpan ke Batshuayi, dan sang penyerang melepaskan tendangan dari sentuhan pertama yang sayangnya hanya melayang di atas mistar.
Beberapa peluang tercipta dari pihak kami melalui tendangan sudut Fabregas, dengan sundulan David Luiz terblok sebelum tendangan mendatar Willian membentur mistar, dan David Luiz kurang beruntung saat tendangan bebasnya melebar dari tiang gawang.
Kiper Inter, Padelli, beruntung tidak kebobolan saat dia kesulitan untuk mengontrol tendangan balik Batshuayi, namun saat babak memasuki masa perpanjangan waktu Inter mendapatkan kesempatan untuk memecah kebuntuan saat mereka mendapatkan penalti, Cesar Azpilicueta melanggar Stevan Jovetic saat mereka berebut bola.
Itru Jovetic, yang juga merupakan mantan penyerang Manchester City, yang mengeksekusi tendangan penalti, dan sementara Courtois berhasil membuat penyelamatan, bola terpantul ke arahnya dan pemain Inter itu melepaskan sontekan dari jarak dekat.
Inter mencetak satu gol yang dianulir karena offside tak lama setelah jeda dan beberapa menit kemudian memiliki peluang terbaik mereka di laga itu. Keuletan Fabregas terbayar saat ia memenangi bola di dalam kotak penalti Inter saat mereka berupaya bangkit, bola kemudian diumpan ke Batshuayi yang melepaskan tendangan tidak tepat sasaran.
Melalui serangan mereka berikutnyake area permainan Chelsea Inter berhasil menambah skor menjadi 2-0 saat Ivan Perisic, yang menerima umpan dari Gagliardini, melepaskan tendangan ke arah pojok bawah gawang.
Rudiger dimasukkan untuk menggantikan Marcos Alonso, dan pemain baru kami itu beroperasi di sisi kanan dari formasi tiga bek, Azpilicueta digeser ke bek sayap dan Moses ditukar ke sisi lainnya.
Jika tidak karena Courtois, Inter sudah menambah keunggulan mereka saat Perisic melakukan tusukan dan mengumpankan bola ke Joao Mario, sang kiper menjatuhkan diri untuk menepis bola tendangan pemain pengganti itu dengan kaki.
Charly Musonda diberi kesempatan bermain saat Conte melakukan dua pergantian pemain ketika laga masih tersisa 25 menit, pemain Belgia itu dan Boga masuk menggantikan Willian dan Morata untuk mendukung Batshuayi.
Rudiger melepaskan sebuah tembakan, yang dilakukannya di dalam kotak penalti, yang berhasil diselamatkan Padelli dan saat laga tersisa 16 menit ketertinggalan kami berhasil dikurangi melalui situasi yang aneh saat pemain pengganti Inter Geoffrey Kondogbia terpaksa melepaskan umpan balik namun bola malah melayang di atas kepala Padelli untuk membuat skor menjadi 2-1.
Musonda mulai menjadi ancaman besar dan dia memaksa Padelli melakukan penyelamatan gemilang setelah berhasil menciptakan ruang tembaknya sendiri.
Dengan lima menit tersisa Batshuayi nyaris mencetak gol penyeimbang, namun tembakannya dinyatakan offside dan di waktu tambahan Rudgiger nyaris mencetak gol melalui beberapa sundulan.

Chelsea (3-4-3): Courtois; Azpilicueta (Tomori 88), David Luiz, Cahill (k) (Clarke-Salter 88); Moses (Cuevas 88), Kante (Scott 88), Fabregas (Pasalic 88), Alonso (Rudiger 53); Willian (Musonda 65), Batshuayi (Remy 88), Morata (Boga 65).
Pemain cadangan tak dimainkan: Caballero, Eduardo, Bulka, Christensen, Baker
Pencetak gol Kondogbia (gol bunuh diri) 74

Inter Milan (4-2-3-1): Padelli; D'Ambrosio (Ranocchia 90), Skriniar, Miranda (k) (Murillo 71), Nagatomo; Gagliardini, Borja Valero (Valietti 77); Candreva (Kondogbia 58), Brozovic (Eder 71), Perisic (Barbosa 71); Jovetic (Joao Mario 58)
Pemain cadangan tak dimainkan: Handanovic, Berni, Pissardo, Ansaldi, Emmers, Vanhesuden, Rivas, Pinamonti.
Pencetak gol Jovetic 45+1, Perisic 52

Penonton 32.547

Highlights Video

 
Read more ...

Pre-season Match Report - Chelsea 2 Bayern Munich 3

Chelsea 2 Bayern Munich 3

Berkebalikan dengan laga pertama pramusim kami, di Tiongkok, the Blues tak mampu bangkit dari start apik yang diperagakan oleh lawan kami dari Jerman di Singapura meski mampu melesakkan satu gol per babak ke gawang lawan.
Bayern Munich sudah unggul 2-0 di seperempat jam pertama dalam laga yang digelar di National Stadium yang terisi penuh. Rafinha menjadi pencetak gol pertama sebelum kemudian disusul oleh Thomas Muller, yang juga mencetak gol ketiga bagi timnya lewat sebuah sepakan yang amat mengagumkan.
Secara perlahan Chelsea berhasil menemukan bentuk permainannya dan berhasil mengakhiri babak pertama dengan baik lewat upaya Marcos Alonso yang berhasil menjebol gawang lawan. Babak kedua berjalan lebih seimbang, dengan Alvaro Morata yang diberi kesempatan bermain. Sepakan David Luiz mengenai tiang sebelum kemudian Michy Batshuayi berhasil menggetarkan jala lawan dari jarak dekat, namun waktu tidak cukup panjang bagi kami untuk menyamakan kedudukan.
Untuk starter, Antonio Conte melakukan dua perubahan pemain dari tim yang tampil sangat menawan saat mengalahkan Arsenal tiga hari yang lalu. Salah satunya adalah Jeremie Boga, yang dimainkan sebagai penyerang kiri, menggantikan Pedro yang cedera saat menghadapi the Gunners. Andreas Christensen diberi kesempatan menjadi starter di lini belakang, menggantikan David Luiz, melawan tim yang ia kenal dengan baik setelah sempat merumput selama dua musim di Bundesliga sebagai pemain pinjaman.

Pemain muda Denmark itu berhasil menghalau umpan silang Marco Friedl dengan kepalanya di menit-menit awal, namun setelah lima menit, tim asal Jerman itu unggul lewat full-back mereka Rafinha, yang mendapat ruang tembak setelah menggiring bola dari wilayah pertahanan kami. Ia kemudian melepas tembakan rendah yang masuk ke sudut jauh gawang kami.
Bayern terus mengancam ketika membawa bola ke depan dan mereka tak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan, tepatnya di menit ke-11, ketika umpan matang Frank Ribery sukses dimanfaatkan oleh Thomas Muller dengan sebuah tendangan voli ke sudut jauh gawang.
Kami nyaris saja dihukum ketika memberikan ruang tembak di lini belakang kami, namun kali ini tembakan Rafinha melambung.
Chelsea membutuhkan waktu saat menguasai bola, yang kami dapatkan di pertengahan babak pertama. Hasilnya, tercipta umpan-umpan cerdik antara Willian dan Boga yang diakhiri dengan tembakan oleh si pemain Brasil, yang melebar tipis dari gawang lawan.
Bayern kembali menyerang – dengan sebuah tembakan dari jarak 25 yard yang tak terbendung, yang membuahkan gol kedua kapten mereka atau gol ketiga bagi klub juara liga Jerman itu.
Victor Moses dikartu kuning sebelum setengah jam seusai melanggar Friedl. Setelah itu, dilakukan jeda minum untuk mengimbangi panas dan lembabnya cuaca malam itu, yang sekaligus memberi kesempatan bagi Conte untuk bicara dengan para pemainnya.
Peluang berikutnya menjadi milik Chelsea. Dari sebuah umpan Cesc Fabregas yang dilambungkan melewati lini pertahanan lawan, Boga berhasil mendahului barisan pertahanan klub asal Jerman itu, namun kiper mereka, Tom Starke, berhasil menutup ruang dan memblok tendangan lob pemain muda itu.
10 menit memasuki babak kedua, Boga mendapat tendangan bebas yang kemudian dieksekusi Willian namun masih membentur tembok pertahanan lawan.
Pergerakan terbaik the Blues sejauh ini muncul enam menit kemudian ketika kami mempercepat laju operan guna menciptakan peluang, yang berakhir dengan sepakan melengkung Alonso yang melambung. Kemudian Batshuayi memaksa Starke melakukan penyelamatan dengan merentangkan badannya untuk memblok sepakan rendahnya. Penampilan sang juara Premier League mulai membaik.
Fabregas coba membongkar pertahanan Bayern dan berhasil lewat sebuah sepak pojok yang ditanduk Cahill, namun masih melambung.
Permainan menjanjikan kami jelang babak pertama usai akhirnya mendapat ganjarannya ketika Moses mengalihkan bola ke sisi sebelah, yang diterima Alonso sedikit di dalam area penalti lawan, dan menyepak keras-keras bola tersebut. Sepinya selebrasi untuk sebuah gol yang terbilang apik itu menandakan bahwa para pemain sadar bahwa permainan yang mereka tampilkan di babak pertama berada di bawah standar permainan mereka yang sebenarnya.
Sepuluh menit babak kedua berlalu ketika peluang emas sejak babak kedua muncul, namun tandukan keras rekrutan baru Bayern Munich dari Real Madrid, James Rodriguez, masih melebar di sisi gawang. The Blues menyerang balik namun umpan chip Fabregas bisa dipotong lawan. Sebuah aksi pertahanan apik dari Gary Cahill sukses menggagalkan usaha Rodriguez yang didahului dengan sebuah serangan balik dari Ribery.
Setelah lewat dari satu jam, Morata diturunkan, bersama David Luiz.
Sepakan mantan rekan satu tim Morata, Rodriguez, kembali melebar dan lagi-lagi bisa diselamatkan oleh Courtois. Kemudian rekrutan baru kami itu mempertontonkan giringan dan penetrasinya untuk kali pertama. Alonso mengambil bola dan keuletannya nyaris menciptakan sesuatu namun skor masih 3-1 hingga 20 menit terakhir.
Peluang yang dimiliki Willian sebelum David Luiz membantu serangan nyaris menciptakan pengaruh besar. Tendangan rendahnya masih mengenai mistar gawang.
Kami berhasil memperkecil ketertinggalan di lima menit akhir ketika Batshuayi menciptakan gol ketiganya di tur Asia dari jarak dekat. Morata terlibat dalam terciptanya gol itu. Flicknya atas tendangan sudut Fabregas di tiang jauh jatuh ke kaki si pemain Belgia yang dengan mudah menyelesaikannya dari dekat.
Jika ada gol lagi yang tercipta, seharusnya gol itu menjadi milik Chelsea. Kami terus menekan, namun selalu gagal menciptakan ruang tembak. Kami akan kembali lagi ke sana Sabtu nanti untuk menghadapi klub asal Italia, Inter Milan.


Chelsea  Courtois (Eduardo 74); Azpilicueta, Christensen (David Luiz 63), Cahill (k); Moses, Kante, Fabregas (Pasalic 86), Alonso (Tomori 74) Willian, Batshuayi (Baker 86), Boga (Morata 63).
Cadangan yang tidak dimainkan Caballero, Bulka, Kalas, Clarke-Salter, Scott, Remy.
Pencetak gol Alonso 45+3, Batshuayi 85

Bayern Starke (Fruchtl h-t); Rafinha (F Gotze 63), Martinez, Hummels, Friedl; Sanches, Tolisso (Pantovic 63); Rodriguez, Muller (k) (Wintzheimer 80), Ribery (Dorsch 80); Lewandowski (Kingsley Coman h-t).
Pencetak gol Rafinha 6, Muller 12, 27

Penonton 48.522


Highlights Video 

Read more ...

Monday, 21 August 2017

Pre-season Match Report - Arsenal 0 Chelsea 3

Arsenal 0 Chelsea 3
Suporter kami di Cina disuguhi pemain super Chelsea, yang membuka tur di Asia dengan kemenangan 3-0 atas rival London Arsenal.
Di Bird’s Nest Stadium, Beijing, yang terisi penuh, the Blues keluar sebagai pemenang berkat gol pembuka dari Willian dan dua gol Michy Batshuayi, di mana gol keduanya dicetak secara mengagumkan dari luar kotak penalti.
Antonio Conte melakukan sejumlah perubahan di babak kedua, namun sang Italiano puas dengan penampilan anak asuhnya, serta memberi menit kepada hampir semua pemainnya.
Chelsea menggunakan susunan pemain yang familiar, di mana setiap pemain yang menjadi starter adalah mereka yang memberikan dampak besar atas kesuksesan mereka musim lalu.
The Blues mengawali laga dengan meyakinkan dan sudah mendapat dua sepak pojok di awal pertandingan, namun belum ada yang membuahkan hasil, yang diawali dengan pergerakan apik Pedro lalu Marcos Alonso. Victor Moses kemudian memaksa David Ospina melakukan penyelamatan di dekat gawang dengan sontekannya pada umpan Fabregas.
Willian, pencetak hattrik dalam laga persahabatan dengan Fulham pekan lalu yang berakhir dengan kemenangan untuk kami, melewatkan sebuah peluang emas untuk menambah koleksi golnya di pramusim ini ketika gagal memanfaatkan kesalahan lini belakang Arsenal. Pemain Brasil itu menggiring bola dengan cepat ke kotak penalti, namun sepakan kaki kirinya, yang gagal diantisipasi David Ospina, masih melebar tipis di samping gawang.
Adalah the Blues yang tampil lebih dominan dan Batshuayi dua kali menguji Ospina dari sudut kotak penalti.
Sempat terjadi sebuah kejadian yang mengkhawatirkan di babak pertama ketika Pedro terkapar akibat dilanggar Ospina ketika keduanya berebut bola. Pemain asal Spanyol itu kemudian harus meninggalkan lapangan untuk menerima perawatan dan digantikan oleh penyerang muda asal Perancis Jeremie Boga.
Arsenal harus berterima kasih kepada Ospina yang berhasil menjaga skor tetap berimbang berkat dua penyelamatan super yang dilakukannya. Pertama, menggagalkan Willian, kemudian follow-up Moses. Dari sepak pojok yang dihasilkan, Batshuayi berhasil menggetarkan gawang lawan setelah memvoli umpan silang Fabregas namun gol tersebut tidak sah setelah ia dinyatakan offside.
Keputusan itu sepertinya salah, namun tak lama kemudian kami benar-benar unggul, dan tak mengherankan jika Willian, yang tampil apik di sepanjang pertandingan, menjadi pembuka keunggulan kami.
Menerima bola sedikit di luar kotak penalti, pemain asal Brasil itu sedikit masuk ke dalam kotak penalti lalu melepas tembakan melengkung kaki kanan ke sudut atas gawang. Dalam waktu singkat, keunggulan kami bertambah ketika Batshuayi, yang menerima umpan di dalam kotak penalti sukses menyelesaikan peluang tersebut.
Willy Caballero menggantikan Courtois ketika jeda, yang sekaligus merupakan satu-satunya pergantian yang kami lakukan, sedang Arsenal memasukkan Olivier Giroud dan Danny Welbeck guna menambah kekuatan serangan.
Hanya dalam hitungan menit setelah babak kedua dimulai, lewat serangan pertama kami di babak itu, the Blues unggul 3-0 lewat gol berkualitas tinggi Batshuayi.
Pergerakan itu diawali oleh Fabregas, yang mengoper Alonso dengan umpan khasnya, dari kedalaman lapangan. Pemain sayap itu kemudian mempertontonkan keterampilannya dalam mengecoh lawan, Alex Oxlade-Chamberlain, lalu menggulirkan bola ke arah Batshuayi, yang berjarak sekitar 25 yard dari gawang. Pemain asal Belgia itu kemudian melepas tendangan first time yang sukses menembus gawang lawan.
Tembakan jarak jauh Francis Coquelin melayang tipis di atas gawang kami ketika Arsenal mencoba mengejar ketertinggalan. Kemudian, tendangan drive rendah Willian, yang diumpan David Luiz, bisa diselamatkan Ospina. Sementara, Boga, selalu memberikan masalah bagi lini belakang Arsenal setiap kali dirinya memegang bola dan berlari di wilayah pertahanan mereka.
Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, Conte membuat sejumlah pergantian, dengan memasukkan Fikayo Tomori dan Kenedy untuk menggantikan Moses dan Alonso di bek sayap, lalu Lewis Baker dan Loic Remy menggantikan Willian dan Batshuayi.
Tak lama kemudian, Tomas Kalas, Andreas Christensen, Jake Clarke-Salter, Kyle Scott dan Mario Pasalic juga diturunkan. Sebentar kemudian, Clarke-Salter melintas dan menghalangi Giroud  yang sepertinya akan melepas tembakan.
Tendangan bebas apik Baker, yang bisa diselamatkan dengan baik, menjadi aksi terakhir di laga persahabatan yang berjalan menarik itu. Kini the Blues akan bertolak ke Singapura, untuk menghadapi Bayern Munich dan Inter Milan.

Tim Chelsea: Courtois (Caballero); Azpilicueta (Kalas), David Luiz (Christensen), Cahill (Clarke-Salter); Moses (Tomori), Kante (Scott), Fabregas Pasalic), Alonso (Kenedy); Willian (Baker),
Batshuayi (Remy), Pedro (Boga).

Highlights Video 

Read more ...

Wednesday, 13 August 2014

Pre-season 2014/15 Match report & Highlights video: Chelsea 2 Real Sociedad 0

Match report: Chelsea 2 Real Sociedad 0
Two Diego Costa goals early in the first half settled the final pre-season game of the summer, both close-range finishes, the second after Andre Schurrle had hit a post.

A clean sheet, few chances conceded against good Spanish opposition, no obvious injuries suffered and action given to 21 players with some outfielders playing over three-quarters of the game – there was plenty to please Jose Mourinho on the night at a packed Stamford Bridge.

Diego Costa threatened again soon after half-time but this time shot wide before substitutes Fernando Torres and Oscar in turn went close late in the game.

Team News
Thibaut Courtois, Cesc Fabregas and Diego Costa began a match at Stamford Bridge for the first time in Chelsea shirts, Fabregas initially lining up behind the new centre-forward in the no.10 role.

The tried-and-trusted centre-back partnership from last season of Gary Cahill and John Terry resumed with Branislav Ivanovic on the right and Nathan Ake at left-back. Eden Hazard and Andre Schurrle were the wide attackers and Ramires joined Nemanja Matic in central midfield.

First Half
Before the final pre-season action of the summer kicked off, the first team squad for the coming season were introduced one by one along a blue carpet rolled out on the fresh, re-laid turf, a guard of honour formed by young participants from the Chelsea Foundation’s Soccer Schools and six flame-throwers close by.

There were big cheers for all with Schurrle able to be introduced as a World Cup winner and Didier Drogba welcomed back in blue this time rather than the colours of Galatasaray, although he was not fit to play tonight. Included in the 25 was Andreas Christensen, the 18-year-old central defender who was part our Under-21 League and FA Youth Cup winning sides last season.

The players made a lap of appreciation around a stadium filling to capacity and soon it was time to test themselves against a side who finished seventh in the Spanish top flight last season, the game beginning in filthy weather for August – the dark clouds and heavy rain if nothing else showcasingthe new LED floodlight illuminations.

There was brilliance on the pitch too so soon after kick-off, as Ramires ran onto a pass from Ivanovic and from the edge of the area fed Diego Costa. The new striker calmly rolled the ball home for a lead after only 58 seconds.

The Blues could have been further ahead before three minutes were up had Ramires not scooped an Ivanovic pass wide.

We didn’t have to wait long. Chelsea played forward from deep with Andre Schurrle taking aim from the ‘D’ and curling the ball past keeper Zubikarai but onto the post. Diego Costa was a centre-forward in the right position right in the middle to touch the ball home. The flag stayed down and the Blues were 2-0 up with just six minutes played.

Twelve minutes later, Real Sociedad troubled Courtois for the first time but Esteban Granero’s shot cleared the far post.

That was a rare loosening of control from Mourinho’s men. Fabregas was frequently dropping deep to pull strings as Ramires pushed forward in a flexible midfield
Diego Costa, who earlier in the game had stood immensely strong to shrug off two opponents out wide before heading to goal, had a tame shot saved before a silky advance involving Hazard and Fabregas ended with a foul on Diego Costa.

The free-kick was in a promising position. Hazard smacked it low and through the Spanish defences but Zubikarai pushed the ball out. This time no Chelsea boot was there to take advantage.

Second Half
Four changes were made at the interval: Azpilicueta for Cahill with Ivanovic moving in to the centre; Filipe Luis a straight swap for Ake; Oscar coming on for Ramires with Fabregas dropping deeper more permanently; and Schurrle replaced by Willian.

It was the Brazilian winger who opened up the game for the first chance of the half, spotting space for Hazardto charge onto the ball.

The Belgian showed the Sociedad left-back a clean pair of heels but Diego Costa shot wide when the ball was squared.

That was the last opportunity for a hat-trick on his first Chelsea appearance at home with Fernando Torres a substitute on the hour.

Fabregas, who minutes earlier made a good case for one of his shots being illegally stopped by the arm of a defender just outside the area, came off for John Mikel Obi with 20 minutes to go but it was two earlier substitutes who combined to go close moments later. Filipe Luis’s cross to the far post was good, as wasTorres’s headed attempt, jumping between two markers, but the ball went a couple of feet wide. 

Chelsea hadn’t been stretched at the back much but when we were a combination of quality sliding challenges by first Terry and then Filipe Luis ended a Spanish attack to plenty of applause. Terry made way for Christensen late on but the action remained at the other end of the pitch. Oscar was much involved and cleared the bar with one shot before having a better one well-saved.

The final whistle blew and now all attention turns to the opening of a new league campaign, with Chelsea completing the first weekend’s fixtures when we head to Turf Moor on Monday to take on newly promoted Burnley.

Chelsea (4-2-3-1): Courtois; Ivanovic (Zouma 80), Cahill (Azpilicueta h-t), Terry (c) (Christensen 87), Ake (Filipe Luis h-t); Matic (Van Ginkel 80), Fabregas (Mikel 71); Ramires (Oscar h-t), Hazard (Salah 80), Schurrle (Willian h-t); Diego Costa (Torres 60).
Unused substitutes Cech, Schwarzer, Moses.
Scorer  Diego Costa 1, 6

Real Sociedad (4-1-2-1-2): Zubikarai, Zaldua (Martínez 58), Ansotegi (Gonzalez 10), Inigo Martínez, De la Bella (Berchichie 70); Bergera (Elustondo 58), Granero (Estrada 65), Pardo (Pablo 70), Prieto (c) (Berchichie 70); Agirretxe (Castro 65), Canales (Oyarzun 70).
Unused substitutes  Rulli, Bardaji, Hernandez.

Referee Craig Pawson

Highlights video: Chelsea 2 Real Sociedad 0


Read more ...

Monday, 11 August 2014

Pre-season 2014/15 Match report & Highlights video: Ferencvaros 1 Chelsea 2

Match report: Ferencvaros 1 Chelsea 2
Chelsea membuka Groupama Arena di Budapest dengan sebuah kemenangan lewat gol-gol dari Ramires dan Cesc Fabregas di babak kedua.


Zoltan Gera mencetak gol pertama di lapangan baru ini pada seperempat jam pertandingan, namun The Blues merespon setelah turun minum. Sepakan voli Ramires menghasilkan gol spektakuler pada menit ke-50 dan Fabregas kemudian mencetak gol kemenangan dengan sebuah aksi individu luar biasa 10 menit jelang laga berakhir.


Jadi, kami kembali ke Inggris dengan sebuah kemenangan dan selanjutnya melawan Real Sociedad, laga ini digelar di Stamford Bridge pada hari Selasa.


Berita Tim
Laga kedua dalam tiga hari membawa banyak perubahan  dalam starting XI yang memulai laga kami melawan Fenerbahce dan Besiktas pada Jumat malam.



Kapten Pter Cech berada di bawah mistar gawang dengan Kurt Zouma dan Andreas Christensen berada di depannya sebagai sepasang bek tengah. John Mikel Obi, Ramires, Willian dan Didier Drogba menjadi starter untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan skuad, sementara juga ada satu posisi dalam tim inti kali ini untuk Fernando Torres.


Babak Pertama
Sebelum kick off ada begitu banyak pemberitaan mengenai pembukaan Groupama Arena yang luar biasa, suporter Ferencvaros yang ebrkostum hijau dan putih datang untuk menikmati kesempatan tersebut, termasuk sebuah pidato dari perdana menteri Hungaria, Viktor Orban.



Saat pertandingan sepak bola berlangsung, adalah The Blues yang berada di atas, dengan peluang Drogba menghasilkan penyelamatan pertama, tendangannya yang terpantul diselamatkan oleh kiper Denes Dibusz.


Schurrle dan kemudian Drogba berturut-turut merepotkan kiper Ferencvaros, tapi justru gol pembuka dicetak oleh tim tuan rumah. Daniel Nagy menjadi pemberi umpan, ia memberikan satu umpan bagus dan adalah mantan pemain West Brom dan West Ham, Zoltan Gera, yang mencetak gol pertama di stadion baru ini.


Kami nyaris menyamakan skor tak lama kemudian lewat Ramires, tapi sundulannya memanfaatkan sepak npojok Schurrle menuju ke arah yang salah dan hanya meleset beberapa inchi.


Peluang kami lainnya datang dari Schurrle, sebuah tendangan bebas melengkung yang bagus hanya melewati tiang gawang.


Sebelumnya, Drogba mengalami cedera dan digantikan dengan Oscar. Torres beralih ke lini depan lima belas menit sebelum babak pertama usai.


Babak Kedua
Mourinho membuat beberapa pergantian pemain dan mengubah sistem dengan memainkan Mohamed Salah dan Cesar Azpilicueta sebagai bek sayap. Hanya dalam waktu lima menit, kami kembali ke permainan.



Tapi itu tidak terjadi sebelum Ferencvaros melewatkan sebuah peluang bagus untuk menggandakan keunggulan mereka. Sebuah pergerakan yang rapi menghasilkan sebuah peluang yang mudah untuk Nagy, tapi tendangannya meleset dan 90 menit kemudian skor berubah menjadi 1-1.


Salah melepaskan sebuah umpan silang dari kiri yang kemudian disundul oleh pemain lawan dan terpantul ke arah Ramires. Pemain Brasil ini mengontrol bola ke bawah dan menendang dari luar kotak penalti, dan menjadi sebuah gol yang manis.


Dia nyaris mencetak gol kedua, tapi Salah secara tidak sengaja menggagalkannya. Pemain Mesir ini menunjukkan skill yang mengagumkan. Cahill kemudian menyundul bola dari sepak pojok langsung ke arah Dibusz.


Serangan Chelsea terus datang dan gilira Oscar yang mengancam berikutnya, ia masuk ke kotak penalti tapi tembakannya gagal membuahkan gol.


Cahill kemudian membelokkan tendangan bebas Fabregas yang kemudian membentur tiang gawang, bola pantulan gagal dimanfaatkan Branislav Ivanovic.


Pemain pengganti dimasukkan dan ini merupakan kali pertama bagi Victor Moses, pemain yang dipinjamkan ke Liverpool pada musim 2013/14.


Hazard menjadi pemain lain yang masuk ke lapangan dan setelah melakukan pergerakan yang sdah menjadi ciri khasnya, ia nyaris membuat Diego Costa mencetak gol.


Ini menjadi permainan yang semakin terbuka dan bukan sebuah kejutan ketika gawang kembali bergetar. Itu semua berkat Fabregas. Gelandang menerima lemparan dalam jarak dekat di sisi kanan, ia menari-nari sebelum masuk kotak penalti, melewati sejumlah kaki, sebelum menempatkan tembakannya di pojok gawang.


Sama dengan gol Ramires, ini menjadi penyelesaian yang bagus. Mungkin butuh beberapa waktu untuk terciptanya gol yang lebih baik dari milik kami di stadion baru ini.


Peluang terakhir dari laga ini datang dari Diego Costa yang bergerak bebas, namun penyelesaiannya melebar.


Itu tidak menjadi masalah karena kami akhirnya menang 2-1 dan kami menuju laga persahabatan terakhir melawan Real Sociedad di Stamford Bridge pada hari Selasa, dengan sebuah catatan kemenangan.


Chelsea (4-2-3-1): Cech (c) (Schwarzer h/t); Azpilicueta (Musa 66), Zouma, Christensen (Cahill h/t), Filipe Luis (Ivanovic h/t); Ramires (Hazard 60), Mikel (Matic 60); Schurrle (Salah h/t), Willian (Fabregas h/t), Torres (Diego Costa h/t); Drogba (Oscar 28 (Ake 78)).


Pencetak gol Ramires 50, Fabregas 81

Highlights video: Ferencvaros 1 Chelsea 2

Read more ...

Saturday, 9 August 2014

Pre-season 2014/15 Match report & Highlights video: Fenerbahce 0 Chelsea 2

Match report: Fenerbahce 0 Chelsea 2
Gol-gol dari Diego Costa dan Branislav Ivanovic membantu The Blues meraih kemenangan 2-0 atas Fenerbahce dalam pertandingan pembuka kami di kompetisi amal Turki untuk membantu korban bencana pertambangan Soma.

Dengan mengikuti format turnamen Liga, dan seluruh tiga tim bermain melawan satu sama lain selama 45 menit, kemenangan tiga poin dalam laga kedua kami, melawan Besiktas, akan membuat kami mengangkat trofi.

Jose Mourinho menurunkan 11 starter yang kuat untuk laga pembuka turnamen amal melawan Fenerbahce.

Andre Schurrle dan Oscar, baru bergabung dengan skuad awal pekan ini, keduanyq menjadi starter, sementara Eden Hazard, yang menjadi pemain pengganti melawan Werder Bremen akhir pekan lalu, juga terpilih sebagai starter
Diego Costa memulai pertandingan sebagai striker tunggal dalam sebuah tim yang juga termasuk Petr Cech, John Terry dan Cesc Fabregas.

Ada wajah familiar di starting 11 lawan dan dia adalah gelandang Portugal, Raul Meireles yang memperkuat kami selama musim 2011/12.

10 menit awal laga ini menghasilkan sedikit peluang untuk mencetak dari kedua tim, tapi Chelsea mendominasi penguasaan bola.

Peluang pertama didapatkan Fenerbahce, setelah terpelesetnya Gary Cahill membuat Emmanuel Emenike mendapatkan ruang untuk mencetak gol. Pemain Nigeria ini mengirim bola ke arah Meireles, yang serangannya tajam, tapi Azpilicueta melakukan tugasnya dengan baik untuk menutup ruang dan membuat blok, membuat bola ke terpantul ke belakang gawang dang menghasilkan sepak pojok.

Beberapa saat kemudian kami pikir kami bisa memimpin laga setelah Hazard dengan brilian mengumpan ke Oscar. pemain Brazil menunjukkan ketenangan untuk melewati Volkan Demirel, tapi bendera offside diangkat hakim garis.

Caner Erkin melepaskan tendangan bebas yang melebar dan tak lama kemudian Cech membuat penyelamatan yang luar biasa untuk mengantisipasi sundulan Alper Potuk yang sepertinya akan menjadi gol pemecah kebuntuan.

Itu adalah kesalahn yang dibuat leh Fenerbahce dan kami memimpin pertandingan dengan serangan kami berikutnya, dengan sebuah gol individu berkualitas tinggi.

Bola melaju ke depan dari belakang ke kaki Diego Costa. Sang striker terus berlari dan bek lawan memilih mundur. Ia kemudian menunjukkan kemampuan yang luar biasa dengan melewati dua tantangan sebelum menyelesaikan serangannya dengan tendangan ke tiang jauh.

Pada menit ke-30, kami memperbesar keunggulan kami setelah pencetak gol kami memanfaatkan tendangan bebas. 

Tendangan melengkung Schurrle melewati tembok pemain, dan kiper Demirel melakukan penyelamatan yang baik, tapi Ivanovic bereaksi cepat untuk menceploskan bola ke dalam gawang.

Dalam hitungan menit, kami telah mengambil kendali dari laga ini.

Meireles nyaris mencetak gol dan Fenerbahce terlihat berjuang untuk kembali ke permainan ini, tapi dua gol cepat tak diragukan lagi memberikan kami keuntungan psikologis dan juga angka.

Mourinho membuat dua pergantian pemain, Ramires dan Drogba menggantikan Schurrle dan Costa. Tidak mengejutkan, mengingat ia mantan pemain Galatasaray, setiap Drogba menyentuh bola ia mendapatkan ejekan dari suporter, tapi itu tak banyak berpengaruh karena kami mendikte permainan.

Oscar tidak beruntung untuk menambah keunggulan kami ketika upayanya masih bisa diselamatkan dengan baik oleh 
Demirel, dan Mourinho pastinya akan senang performa pemain Brasil itu dalam menit pertamanya untuk laga pra musim tahun ini.

Chelsea (4-2-3-1): Cech; Ivanovic, Cahill, Terry (c), Azpilicueta; Matic, Fabregas (Mikel 39); Schurrle (Ramires 33), Oscar, bahaya (Salah 41); Costa (Drogba 35).
Highlights video: Fenerbahce 0 Chelsea 2

Read more ...
Designed By VungTauZ.Com